<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Danang10706006's Blog</title>
	<atom:link href="http://danang10706006.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://danang10706006.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2009 03:54:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='danang10706006.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Danang10706006's Blog</title>
		<link>http://danang10706006.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://danang10706006.wordpress.com/osd.xml" title="Danang10706006&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://danang10706006.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pangan Transgenik</title>
		<link>http://danang10706006.wordpress.com/2009/06/19/pangan-transgenik/</link>
		<comments>http://danang10706006.wordpress.com/2009/06/19/pangan-transgenik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 03:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danang10706006</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danang10706006.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Survei oleh sebuah stasiun televisi swasta setelah pengumuman YLKI tentang pangan berbahan transgenik di Indonesia menunjukkan, hanya dua dari 10 orang yang tahu arti pangan transgenik. Sebagian masyarakat bahkan cenderung membayangkan sesuatu yang menakutkan. Istilah pangan transgenik merujuk pada pangan yang bahan dasarnya ,mengandung organisme yang telah mengalami rekayasa genetika. Dengan teknologi itu, gen dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danang10706006.wordpress.com&amp;blog=6962241&amp;post=8&amp;subd=danang10706006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Survei oleh sebuah stasiun televisi swasta setelah pengumuman YLKI tentang pangan berbahan transgenik di Indonesia menunjukkan, hanya dua dari 10 orang yang tahu arti pangan transgenik. Sebagian masyarakat bahkan cenderung membayangkan sesuatu yang menakutkan. Istilah pangan transgenik merujuk pada pangan yang bahan dasarnya ,mengandung organisme yang telah mengalami rekayasa genetika. Dengan teknologi itu, gen dari berbagai sumber dapat dipindahkan ke tanaman. Gen bisa berasal dari manusia, binatang, tumbuhan lain, bakteri, virus, bahkan DNA telanjang yang ditemukan di tanah.<span id="more-8"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Gen adalah kumpulan asam deoksiribo nukleat (DNA) yang mengatur dan mengendalikan sifat makhluk hidup. Ada gen yang mengatur mengapa buah tomat ketika masak berwarna merah, kera memiliki ekor, atau manusia Indonesia berambut hitam. Bahkan, gen dalam batas-batas tertentu mengendalikan mengapa seseorang cenderung bertindak agresif dan jahat sedangkan lainnya lemah- lembut.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga saat ini sudah ratusan gen dari berbagai sumber yang berhasil dipindahkan ke tanaman dan memunculkan ratusan jenis varietas tanamana baru, disebut tanaman transgenik. Sebagian besar tanaman transgenik belum dipasarkan. Hingga tahun 2000, baru 24 jenis varietas tanaman transgenik dikomersialisasikan di Amerika. Tahun ini diperkirakan lebih dari 30 varietas tanaman transgenik dipasarkan.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini ada empat Tanaman Transgenik utama yaitu:1). Kedelai transgenik yang menguasai 36 persen dari 72 juta hektar (ha) area global tanaman kedelai, 2). Kapas transgenik yang mencakup 36 persen dari 34 juta hektar, 3). Kanola transgenik , 11 persen dari 25 juta hektar, dan 4). Jagung transgenik, 7 persen dari 140 juta hektar.<br />
Berdasarkan luas area penanaman dan sifat baru yang disisipkan, kedelai transgenik tahan herbisida menduduki ranking pertama (25,8 juta hektar) diikuti jagung Bt (tahan ulat pengerek), kanola tahan herbisida, jagung tahan herbisida, kapas tahan herbisida, kapas Bt dan tahan herbisida, kapas Bt, serta jagung Bt dan tahan herbisida.</p>
<p style="text-align:justify;">Masuk Indonesia</p>
<p style="text-align:justify;">Bahan pangan dari tanaman transgenik sudah barang tentu masuk pula ke Indonesia, terutama kedelai dan jagung transgenik. Hingga saat ini Pemerintah belum melakukan kajian untuk menetapkan jenis kedelai, jagung, dan bahan pangan transgenik apa yang boleh masuk di Indonesia. Negara-negara lain seperti Jepang, Uni Eropa, Korea, Taiwan, Australia, Singapura, beberapa negara Timur Tengah, serta Erropa Timur, menetapkan standar dan melakukan sendiri analisis keamanan pangan terhadap produk-produk transgenik impor.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiakmampuan menetapkann jenis bahan pangan transgenik yang boleh masuk berisiko bagi pengusaha makanan yang berorientasi ekspor. Karena, bila bahan transgenik itu dilarang d negara tujuan ekspor, maka produknya akan ditolak.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemampuan Pemerintah melacak dan mengendalikan distribusi bahan pangan transgenik juga berperan penting. Hingga saat ini kita tidak tahu kemana bahan tersebut beredar serta digunakan untuk apa. Boleh jadi bahan tersebut yang seharusnya untuk pakan, karena ketidaktahuan masyarakat atau petani kemudian ditanam. Melalui penyerbukan silang (sifat ini sangat dominan pada jagung transgenik), jagung lain yang non transgenik segera berubah menjadi transgenik.</p>
<p style="text-align:justify;">Penolakan masyarakat Eropa, Jepang, dan Amerika menyebabkan pangsa pasar produk pertanian bukan transgenik (non-GMO) meningkat pesat. Hal ini sebenarnya menjadi kesempatan emas petani-petani Indonesia dengan dukungan Pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Resiko Kesehatan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Negara yang melakukan penanaman komersial produk transgenik biasanya melakukan analisis keamanannya, termasuk konsekuensi langsung dan tidak langsung. Konsekuensi langsung, misalnya, kajian apakah terjadi perubahan nutrisi, munculnya efek alergi, atau toksisitas akibat rekayasa genetika.</p>
<p style="text-align:justify;">Konsekuensi tidak langsung, misalnya, efek baru yang muncul akibat transfer gen, perubahan level ekspresi gen pada tanaman sasaran, serta pengaruhnya terhadap metabolisme tanaman. Beberapa efek lain yang seringkali tidak dsapat diantisipasi perlu juga dikaji, misalnya, gene silencing, interupsi sekuens penyandi, atau berubahnya sistem regulasi gen-gen.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena pangan merupakan hal yang sangart kompleks, maka kajian keamanan pangan yang sederhana( sebagai contoh menganalisis kandungan peptisida, logam berat, dan senyawa toksik dalm pangan) tidak dapat dilakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berkait dengan pangan transgenik dikembangkan pendekatan substantial equivalence, yaitu membandingkan pangan transgenik dengan pangan konvensionalnya. Bila keduanya sama (tidak berarti harus identik), memiliki status nutrisi sama serta serta tidak memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan, maka pangan transgenik tersebut aman dikonsumsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun kontroversi masih terjadi, karena sebagai produk teknologi baru risiko jangka panjangnya belum diketahui. Ilmuawan sendiri, tidak akan pernah mampu menyatakan bahwa suatu produk 100 persen aman karena risiko sekecil apapun akan tetap ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Riskio ini juga berkait dengan pola konsumsi. Di AS, misalnya, kedelai rata-rata melalui proses pengolahan panjang sehingga DNA maupun protein transgenik rusak sebelum dokonsumsi. Di Indonesia, kedelai hanya melalui proses pengolahan pendek sebelum menjadi tempe atau tahu. (Dwi Andreas Santosa, ahli genetika molekuler)</p>
<p>Sumber : Kompas, Senin, 11 Februari 2002</p>
<p style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danang10706006.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danang10706006.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danang10706006.wordpress.com&amp;blog=6962241&amp;post=8&amp;subd=danang10706006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danang10706006.wordpress.com/2009/06/19/pangan-transgenik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29606aa98848af0fb4a95c2f7a14db3c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">danang10706006</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tafsir Al Azhar QS Al Ashar</title>
		<link>http://danang10706006.wordpress.com/2009/06/18/tafsir-al-azhar-qs-al-ashar/</link>
		<comments>http://danang10706006.wordpress.com/2009/06/18/tafsir-al-azhar-qs-al-ashar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 06:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danang10706006</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danang10706006.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Demi masa! Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. Allah telah bersumpah atas nama waktu. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya waktu. Dunia terus berputar dan berlalulah  masa demi masa, suka dan duka, masa muda dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danang10706006.wordpress.com&amp;blog=6962241&amp;post=3&amp;subd=danang10706006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Demi masa! Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah telah bersumpah atas nama waktu. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya waktu. Dunia terus berputar dan berlalulah  masa demi masa, suka dan duka, masa muda dan masa tua. Ada masa hidup, kemudian mati dan tinggallah kenang-kenangan ke masa lalu. Setelah itu kita pun akan pergi ke alam kubur dan habislah masa yang kita pakai dan yang telah lalu tidaklah dapat diulang lagi, dan masa itu akan terus dipakai oleh manusia yang tinggal, silih berganti, ada yang datang dan ada yang pergi.<span id="more-3"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian.&#8221;   (ayat  2).  Di  dalam masa  yang dilalui itu manusia hanyalah merugi. Dalam hidup tidak ada keuntungan sama-sekali. Hanya rugi yang didapati,  Sehari  mulai   lahir ke dunia,  di  hari itu pula usia sudah berkurang satu hari.  Setiap hari dilalui, sampai hitungan bulan dan  tahun, dari muda ke tua, hanya kerugian jua yang didapat. Di waktu kecil senanglah hati dalam pangkuan ibu, itu pun merugi karena belum merasakan arti hidup dan hanya menjadi beban bagi orang lain. Setelah beranjak dewasa menjadi mandiri dan berkeluarga. Namun kerugian pun datang lagi. Sebab hidup mulai banyak tanggung jawab. Dan tanggung jawab akan lebih besar lagi bila anak telah terlahir yang harus dididik dan diasuh sampai  sang anak mandiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Di waktu badan masih muda dan gagah perkasa harapan tergantung diatas langit. Tetapi bilamana usia mulai lanjut barulah kita sadar bahwa tidaklah semua yang kita angankan di waktu muda bisa tercapai. Banyak pengalaman di masa muda telah menjadi kekayaan jiwa setelah tua. Kita berkata dalam hati supaya beginilah yang seharusnya dikerjakan, begini  mengurusnya, begitu melakukannya, dsb. Pengalaman di masa muda adalah sangat berharga. Tetapi kita tidak ada kekuatan lagi buat mengerjakannya. Dan yang bisa kita lakukan hanyalah menceriterakan pengalaman itu kepada yang muda agar bisa lebih baik dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Sesudah itu kita bertambah lemah, bertambah letih, bahkan mungkin menjadi beban bagi anak dan cucu. Sesudah itu kita pun mati! Itu kalau umur panjang. Kalau usia pendek kerugian itu akan lebih besar lagi. Belum ada apa-apa kita pun sudah pergi. Kerugian dan kerugian yang ada pada hidup.</p>
<p style="text-align:justify;">Kecuali  orang yang beriman.&#8221; (awal ayat  3).  Yang  tidak akan merasakan kerugian dalam masa hanyalah orang-orang yang beriman. Orang-orang yang mempunyai kepercayaan bahwa hidupnya ini adalah atas kehendak Yang Maha Kuasa. Manusia datang ke dunia ini sementara waktu, namun masa yang  sementara  itu dapat  diisi  dengan baik karena ada kepercayaan, ada tempat berlindung. Iman menyebabkan manusia sadar dari mana datangnya. Iman menimbulkan kesadaran apa arti dia hidup di dunia ini, yaitu hanyalah untuk beribadah kepada Maha Pencipta. Iman menimbulkan keyakinan bahwasanya sesudah kehidupan ini da kehidupan lagi. Itulah hidup yang sebenarnya, hidup yang kekal. Disana kelak segala sesuatu yang kita lakukan selama masa hidup di dunia ini akan diberi nilainya oleh Allah. &#8220;Dan beramal  yang  shalih,&#8221; bekerja yang baik dan berfaedah. Sebab hidup itu adalah suatu kenyataan dan mati pun kenyataan pula, dan manusia yang di sekeliling kita pun suatu kenyataan pula.  Yang baik adalah terpuji dan yang buruk adalah merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain. Cahaya Iman yang telah  tumbuh dalam jiwa telah menjadi keyakinan, dengan sendirinya akan menimbulkan perbuatan yang baik.  Dalam kandungan perut ibu tubuh kita bergerak. Untuk lahir ke dunia kita pun bergerak. Maka hidup itu sendiri pun adalah gerak. Gerak itu adalah gerak maju! Berhenti sama dengan mati. Mengapa kita berdiam diri? Mengapa kita berpangku tangan? Tubuh kita mempunyai kecenderungan untuk bergerak, maka kita pun haruslah aktif  bergerak. Bekerja hanyalah satu dari contoh, kerja baik atau kerja jahat.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kita meninggal dunia kita menghadapi dua kenyataan. Kenyataan pertama adalah,  kenang-kenangan terhadap orang yang kita tinggalkan. Amal kita semasa hidup, akan menjadi kenangan bagi orang-orang yang kita tinggalkan. Kenangan itu hidup lebih lama daripada masa hidup kita sendiri. kenyataan yang kedua ialah bahwa kita kembali ke hadirat Allah. Dan sebagai Mu&#8217;min kita percaya bahwa di sisi  Allah lah amalan yang kita  kerjakan  itulah menjadi pembela atau beban kita dihadapan Allah. Dan beruntunglah orang-orang yang menghiasi hidupnya dengan amal yang shalih sehingga hidupnya tiada merugi. &#8220;Dan berpesan-pesanan dengan Kebenaran&#8221;. Karena bahwa hidup itu adalah hidup bermasyarakat. Kita merupakan makhluk sosial. Maka hubungkanlah tali silaturahmi dengan sesama manusia, saling memberi peringatan tentang kebenaran. Supaya yang benar itu dapat dijunjung tinggi bersama. Saling mengingatkan pula mana yang salah, supaya yang salah itu sama-sama dijauhi. Dengan demikian beruntunglah masa hidup. Tidak akan pernah merasa rugi. Karena setiap personal merasakan bahwa dirinya  tidaklah  terlepas dari   orang lain. Dan rugilah orang yang menyendiri, yang menganggap kebenaran hanya untuk dirinya sendiri. &#8220;Dan berpesan-pesanan dengan Kesabaran”. Tidaklah  cukup  kalau hanya  saling berpesan tentang Kebenaran. Sebab hidup di dunia itu tidaklah datar saja. sering kaki ini   terantuk duri, tersandung batu. Berbagai halangan merintangi hidup kita ini.  Kesusahan dan kemudahan datang silih berganti. Banyak orang yang merugi karena dia tidak tahan menempuh rintangan dan halangan dalam hidup. Dia rugi sebab dia mundur, atau dia rugi sebab dia tidak berani maju. Dia berhenti di tengah perjalanan. Padahal berhenti sama artinya dengan mundur. Sedangkan umur berkurang juga.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka kerugianlah  yang akan menyertai  masa hidup ini. Bila tanpa disertai dengan yang empat ini: (1) Iman, (2) Amal shalih, (3) Ingat-mengingat tentang Kebenaran, (4) Ingat-mengingat tentang Kesabaran,</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnul  Qayyim di  dalam kitabnya &#8220;Miftahu Daris-Sa&#8217;adah&#8221; menerangkan;  &#8220;Kalau keempat  martabat telah tercapai oleh manusia, maka hasilnya adalah kesempurnaan hidup.  Pertama: Mengetahui Kebenaran. Kedua: Mengamalkan Kebenaran itu. Ketiga: Mengajarkannya kepada orang yang belum tau. Keempat: Sabar di dalam mengingatkan dalam menghadapi cobaan. Jelaslah susunan yang empat itu di dalam Surat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Surat ini Allah menerangkan martabat manusia.  Dan Allah bersumpah,  demi  masa, bahwasanya tiap-tiap orang merugi dalam hidupnya kecuali   orang   yang   beriman.   Yaitu   orang yang mengetahui kebenaran lalu mengakuinya. Itulah martabat pertama. Beramal yang shalih, yaitu setelah kebenaran itu diketahui lalu diamalkan; itulah martabat yang kedua. Berpesan-pesanan dengan Kebenaran itu, tunjuk menunjuki jalan ke sana. Itulah martabat ketiga. Berpesan-pesanan, nasihat-menasihati, supaya sabar menegakkan kebenaran dan teguh hati jangan bergoncang. Itulah martabat keempat. Dengan demikian tercapailah kesempurnaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebab kesempumaan itu ialah sempurna pada diri sendiri dan menyempumakan pula bagi orang lain. Kesempurnaan itu dicapai dengan kekuatan ilmu dan kekuatan amal. Dan menyempumakan orang lain ialah dengan mengajarkannya kepada mereka dan mengajaknya bersabar dalam berilmu dan beramal.</p>
<p style="text-align:justify;">Imam asy-Syafi&#8217;i berkata: &#8220;Kalau seluruh manusia di muka bumi ini mau merenungkan Surat ini, sudah cukuplah itu baginya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Maka segala puji bagi Allah yang telah membuat Surat ini, meskipun pendek namun isinya mengumpulkan kebajikan dengan segala cabang rantingnya. Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kitabnya mencukupi dari segala macam kitab, pengobat dari segala macam penyakit dan penunjuk bagi segala jalan kebenaran.&#8221;  Wallahu’alam bishshawwab.</p>
<p style="text-align:justify;">Pustaka : <em>www.scribd.com/doc/13350610/103-<strong>Al</strong>-<strong>Ashr</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danang10706006.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danang10706006.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danang10706006.wordpress.com&amp;blog=6962241&amp;post=3&amp;subd=danang10706006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danang10706006.wordpress.com/2009/06/18/tafsir-al-azhar-qs-al-ashar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29606aa98848af0fb4a95c2f7a14db3c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">danang10706006</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://danang10706006.wordpress.com/2009/03/15/hello-world/</link>
		<comments>http://danang10706006.wordpress.com/2009/03/15/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 03:35:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danang10706006</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danang10706006.wordpress.com&amp;blog=6962241&amp;post=1&amp;subd=danang10706006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danang10706006.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danang10706006.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danang10706006.wordpress.com&amp;blog=6962241&amp;post=1&amp;subd=danang10706006&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danang10706006.wordpress.com/2009/03/15/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/29606aa98848af0fb4a95c2f7a14db3c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">danang10706006</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
